Like

Join This Site !~

Oke :-)

Tampilkan postingan dengan label LifeStyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LifeStyle. Tampilkan semua postingan

Beberapa Mitos Salah Tentang Si Lajang

Sabtu, 05 Mei 2012

Tak hanya mitos cinta, mitos mengenai si lajang pun banyak beredar. Namun sekali lagi, yang namanya mitos itu tak sepenuhnya benar. Berikut ini beberapa mitos yang salah.

1. Lajang = Tidak laku

Banyak yang memiliki status lajang murni karena pilihannya. Banyak lajang yang tidak sempat mendapatkan pasangan karena karier yang terus melejit. Banyak juga lajang yang masih mencari pasangan yang tepat, walau banyak laki-laki yang menaruh ketertarikan padanya.

2. Lajang = Kesepian
Terkadang berstatus lajang justru memungkinkan seseorang untuk lebih bebas. Mereka bisa melakukan apa yang mereka suka, mengejar impian, tanpa ada seseorang yang membatasi. Jadi tak selamanya berstatus lajang itu berarti kesepian.

3. Lajang = Putus asa
Mungkin memang ada beberapa lajang yang terlihat putus asa, tapi banyak juga yang justru menikmati hidup. Menjadi lajang bukan merupakan akhir dunia.

4. Lajang = Takut komitmen
Tak selamanya seorang lajang takut akan komitmen. Mungkin saja mereka memang belum menemukan orang yang pantas untuk mendampinginya. Jadi jangan melulu berburuk sangka.

Nikmati masa lajang, maka cinta akan datang dan membahagiakan Anda.

Source
Continue Reading | komentar
Source » http://www.belajardarimembaca.blogspot.com

Terapi Aneh, Menggunakan Badut Untuk Proses Pengobatan Penyakit Kemandulan

Tertawa memang menyehatkan dan ampuh meredakan stres. Tertawa juga disebut-sebut dapat membantu meningkatkan keberhasilan pembuahan bayi di klinik kesuburan. Maka itu sebuah rumah sakit di Montreal, Kanada mendatangkan badut untuk mengobati kemandulan pada wanita.

2 orang badut yang sudah diakreditasi oleh universitas dari Israel menyajikan makalahnya dalam sebuah konferensi di pusat reproduksi McGill University Health Centre, Kanada. Isi makalahnya adalah mengenai hubungan antara melucu dan tingkat kesuburan.

Para badut ini disebut sebagai badut medis. Tugasnya adalah untuk menghibur pasien di rumah sakit. Badut medis sudah banyak ditemui di Israel dan disediakan oleh berbagai rumah sakit di sana. Alasannya, beberapa ilmuwan percaya bahwa tertawa dapat membantu menyembuhkan penyakit dan meringankan stres.

"Dengan hidung merah besar dan bentuk yang lucu, badut Jerome Arous dan Nimrod Eisenberg akan membuat orang tua tersenyum penuh harapan akan masa depannya dan tertawa dengan tujuan meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan," demikian pernyataan McGill University Health Centre seperti dilansir Canada.com, Sabtu (5/5/2012).

Petugas dari McGill sendiri sebenarnya belum dapat menjelaskan apa yang sebenarnya dilakukan para badut tersebut untuk membantu wanita menghasilkan bayi.

Badut ini didatangkan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada petugas di McGill University Health Centre mengenai pentingnya keberadaan badut medis. Praktik ini sebenarnya memiliki landasan teori yang cukup kuat.

Dalam sebuah penelitian terhadap 219 orang wanita yang menjalani perawatan di klinik kesuburan, 36% wanita yang dihibur selama 15 menit oleh badut medis berhasil hamil setelah melakukan prosedur penanaman embrio.

Sedangkan pada wanita yang tidak dihibur, hanya 20% orang yang hamil. Penelitian yang dipimpin oleh Dr Shevach Friedler dari Assaf Harofeh Medical Centre di Israel ini diterbitkan dalam jurnal Fertility and Sterility.

Karena belum ditemukan hubungan yang jelas antara stres emosional dan keberhasilan prosedur bayi tabung, peneliti belum tahu apakah penurunan tingkat stres dapat meningkatkan kesuburan wanita.

"Kami belum berencana menyediakan badut yang bertugas membantu perawatan kesuburan secara resmi dalam waktu dekat ini. Tapi tidak ada salahnya mendengarkan paparan mengenai manfaatnya," kata Dr Hananel Holzer, direktur medis McGill University Health Centre.

McGill University Health Centre dan lembaga-lembaga medis lainnya di Montreal telah lama menggunakan badut sebagai bagian dari terapi medis untuk anak-anak dan orang dewasa, tapi tidak untuk mengobati kemandulan. Badut-badut tersebut didatangkan dari organisasi penyedia badut di Montreal bernama Dr. Clown.

Para badut tersebut, Arous dan Eisenberg, merupakan sarjana seni di bidang teater dan terapi medis lulusan Universitas Haifa di Israel. Keduanya akan melanjutkan studinya di sekolah teater di Paris. Universitas Haifa kini tengah membuat program Magister untuk badut medis.


Para badut ini disponsori oleh Konsulat Israel dan Departemen Hubungan Internasional Quebec. Mereka memberikan serangkaian konferensi dan lokakarya di rumah sakit di Kota Quebec, Montreal, Chicoutimi dan Halifax, Kanada.



Continue Reading | komentar
Source » http://www.belajardarimembaca.blogspot.com

Tanda atau Ciri Seorang Pria Kelebihan Masturbasi

Masturbasi tampaknya sudah menjadi hal yang biasa bagi pria. Bahkan pria menikah pun tak jarang melakukan kebiasaan tersebut. Lalu bisakah seorang pria melakukan masturbasi secara berlebihan?

Sebenarnya tidak ada ukuran normal untuk jumlah masturbasi. Masturbasi, baik pada pria dan wanita, berhubungan dengan banyak hal. Seperti faktor kebugarana fisik, emosional, psikologis, sosial, spiritual dan lainnya.

Jadi tidak ada patokan atau standar seberapa banyak masturbasi dikategorikan berlebihan.
Masturbasi terlalu banyak atau berlebihan juga tidak dapat ditentukan hanya dari berapa kali Anda masturbasi dalam sehari atau seminggu.

Anda perlu menggali lebih dalam dan mulai bertanya pada diri sendiri beberapa pertanyaan tentang kebiasaan masturbasi, seperti berikut:

1. Apakah masturbasi menyebabkan Anda tertekan?
2. Apakah masturbasi menyebabkan rasa sakit fisik atau kerusakan pada tubuh?
3. Apakah masturbasi mengubah cara hidup Anda?
4. Apakah Anda benar-benar tidak bisa berhenti masturbasi?

Jika jawabannya 'YA' untuk semua pertanyaan, maka mungkin masturbasi Anda
tergolong terlalu banyak, meski pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak selalu bisa dijadikan patokan, seperti dilansir about.com, Sabtu (5/5/2012).

Masturbasi masih terbilang normal selama tidak membuat Anda orang tertekan, merasa sakit, kompulsif (ingin melakukan berulang-ulang) atau tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari tanpa masturbasi.

"Masturbasi sebanyak 4-5 kali dalam seminggu masih terbilang normal, selama kegiatan sosial Anda untuk bergaul dengan teman-teman, bekerja atau bersekolah itu tidak terganggu itu tidak masalah," jelas Zoya Amirin, psikolog seksual dan pengajar di FKM UI, dalam konsultasi detikHealth.


Source
Continue Reading | komentar
Source » http://www.belajardarimembaca.blogspot.com

Cara Mengakali Keinginan Makan Manis agar Tidak Merusak Diet

Jumat, 04 Mei 2012

Ngidam bukan hanya milik orang hamil saja, yang tidak hamil pun bisa mengalaminya. Seringkali, ada kalanya Anda ingin sekali mengunyah makanan yang manis-manis tanpa sebab. Bahkan rela keluar rumah demi mendapatkan donat cokelat atau cake tiramisu!

Mengonsumsi terlalu banyak gula tidak baik bagi kesehatan, kecantikan juga bentuk tubuh Anda. Gula bisa menyebabkan kegemukan, diabetes dan membuat kulit jadi terlihat keriput dan cepat tua. Bila Anda tidak bisa menahan diri melahap makanan manis, bisa-bisa menjadi akhir dari diet yang sudah Anda jaga setengah mati. Berikut 7 cara efektif untuk 'mengakali' keinginan Anda untuk ngemil makanan manis seperti dipaparkan All Women Stalk.
klik untuk melihat gambar lebih jelas

1. Minum Jus Buah

Keinginan untuk ngemil makanan manis bisa ditahan dengan beberapa cara, salah satunya minum jus buah. Jus buah memiliki rasa manis yang alami dan selama itu dibuat dengan 100% buah segar tanpa gula, mengandung banyak vitamin termasuk zat antioksidan. Anda bisa mencoba mencampur beberapa jenis buah menjadi jus rasa baru, tau, membekukan jus buah tersebut di dalam kulkas agar lebih seru dan segar menikmatinya.

2. Makan Buah beri

Tidak ingin minum jus karena lebih suka mengunyah? Anda bisa ngemil banyak buah beri seperti stroberi, raspberry, ceri atau bluberry. Buah-buah ini akan membantu mengurangi keinginan makan makanan manis dan Anda bisa mengonsumsi sebanyak yang diinginkan tanpa perlu memikirkan terlalu banyak kalori. Kelompok buah beri memiliki kandungan dan antioksidan yang sangat tinggi, mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas.

3. Makan Plum kering

Plum kering bukan hanya untuk orang-orang tua. Mereka juga teman bagi Anda para pelaku diet. Plum atau buah kering lainnya (bukan manisan) memiliki rasa manis alami dan tinggi serat (sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama).

4. Potongan Kecil Dark Chocolate

Apalagi yang bisa mengobati hasrat Anda akan terhadap makanan manis selain coklat? Jadi, makanlah cokelat tapi pastikan yang dimakan bukan cokelat susu, melainkan dark chocolate. Jenis cokelat ini mengandung antioksidan dan zat-zat lain yang membuat Anda bahagia. Bayangkan potongan kecil cokelat yang meleleh di dalam mulut Anda... hmm... nikmat dan aman bagi tubuh. Tapi batasi jumlahnya, cukup kosumsi satu sampai dua keping dark chocolate per hari.

5. Kontrol Porsi

Banyak camilan yang menyimpan hingga 100 kalori, seperti keripik kentang atau cookies. Idealnya, ambillah camilan manis yang sesuai dengan porsi makan Anda. Sehingga Anda tetap bisa makan makanan manis dengan porsi ideal dan tentunya dengan kalori yang sesuai.

6. Mencium Aroma Manis

Ternyata, mencium wewangian beraroma manis seperti vanilla, kopi atau cokelat juga bisa mengurangi rasa ingin ngemil makanan manis. Nyalakanlah lilin aromaterapi beraroma vanilla, atau teteskan minyak esensial di bantal tidur, sapu tangan dan tisu. Hiruplah setiap kali keinginan untuk makan manis itu datang, dan rasakan efeknya.



Source
Continue Reading | komentar
Source » http://www.belajardarimembaca.blogspot.com

Tontonan Porno 'Dapat Matikan' Separuh Otak Anda

Jumat, 20 April 2012


Dengan semakin meluasnya  beredarnya film atau video porno di kalangan masyarakat luas, sangat membuat orang resah khususnya para orang tua yg takut kalau-kalau anak mereka terjerumus ke dalam dunia yg tidak baik, contoh : pemerkosaan, pencabulan dan hubungan seks dibawah umur.

Kita tau bahwa merangsang diri sendiri secara seksual pada anak-anak bisa berisiko kebutaan. Kini efek yang hampir sepadan menjadi risiko bagi orang dewasa yang suka merangsang dirinya.

Penelitian terbaru menunjukkan menonton film porno benar-benar dapat mematikan bagian otak yang memproses rangsangan visual. Setidaknya, hal ini terjadi pada wanita.

Sebuah tim dari University of Groningen Medical Centre di Belanda mengamati kortek visual primer dari 12 wanita premenopause. Mereka sebelumnya dinyatakan dalam kondisi  sehat, berorientasi heteroseksual, dan tugas mereka selama penelitian hanyalah menonton tayangan adegan ranjang.

Para wanita yang diteliti ada dalam kondisi terkontrol secara hormonal serta terkait gairah seks sesuai siklus menstruasi mereka. Selama penelitian, aktivitas otak mereka dipantau menggunakan positron emission tomography (lebih dikenal sebagai PET scan).

Mereka kemudian disuruh menonton tiga tayangan, yaitu film dokumenter tentang kehidupan laut di Karibia, adegan "pemanasan" sebelum bercinta, dan adegan persenggamaan eksplisit.

Hasil scan menunjukkan bahwa film erotis paling eksplisit, salah satu yang menampilkan oral seks dan persenggamaan, menghasilkan jauh lebih sedikit darah yang dikirim ke korteks visual primer. Efek yang sama terlihat ketika orang diminta untuk melakukan tugas non-visual, seperti mengingat kata-kata, saat mereka juga menonton beberapa jenis rangsangan visual.

Dalam keadaan biasa, ketika menonton film atau melakukan tugas visual lainnya, darah ekstra mengalir ke korteks visual.

Uroneurologis Gert Holstege, salah satu anggota tim peneliti, menyatakan kepada LiveScience bahwa otak lebih fokus pada gairah seksual dari pemrosesan visual selama aktivitas menonton film. "Anda harus menyadari bahwa otak membutuhkan cadangan energi sebanyak mungkin. Maka, jika ada beberapa bagian otak tidak difungsikan, cadangan itu segera turun, " katanya seperti dikutip Daily Mail.

Dia menghubungkan hasil penelitian sebelumnya yang menunjukkan otak bisa cemas atau terangsang, tapi tidak keduanya. Selama kegiatan orgasme, daerah otak yang berhubungan dengan kecemasan turun tajam, kata Holstege. "Inilah yang menjelaskan mengapa wanita dengan libido rendah sering menderita kecemasan."

Penelitian itu juga membuahkan simpulan lain: 'Jika Anda ingin berhubungan seks, Anda perlu menghasilkan situasi yang aman bagi wanita," katanya.


Source
Continue Reading | komentar
Source » http://www.belajardarimembaca.blogspot.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

BENCHMARK

AUTO PING

Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Powered By Blogger

Page

Alexa Rank

Recent Post

 
Support : Creating Website | Benchmark Template | Benchmark | Benchmark Demosite
Copyright © 2011. Catatan Seorang Newbie~! - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger